Beranda » Tips » Cara Mengirim Barang ke Luar Negeri Melalui DHL

Cara Mengirim Barang ke Luar Negeri Melalui DHL

T Diposting oleh pada 1 November 2017
F Kategori
b 3 komentar
@ Dilihat 932 kali

Cara Mengirim Barang ke Luar Negeri 2

Meski beragam ekspedisi baru bermunculan dan menawarkan biaya pengiriman internasional yang lebih terjangkau, akan tetapi publik tidak mudah percaya begitu saja. Apalagi bagi mereka yang sudah pernah terpuaskan oleh layanan berkelas dari DHL.

DHL merupakan ekspedisi skala internasional yang pertama kali berdiri di dunia dan berkantor pusat di Brussel, Belgia (kantor pusat pertama) dan Frankfurt, Jerman (kantor pusat kedua). Telah berpengalaman lebih dari 40 tahun dalam urusan pengiriman paket ke luar negeri. Jangkauannya sangat luas, mencapai 120.000 negara tujuan. Maka tidak heran jika 220 negara di dunia ini mengenal dan pernah menggunakan layanan DHL, terutama negara-negara di kawasan benua Asia seperti Singapura, Australia, Jepang dan Hongkong.

Untuk operasional pengiriman paket itu sendiri DHL menggunakan armada udara, laut, dan darat. Ratusan ribu truk pengangkut dan kurir dikerahkan agar paket sampai ke alamat tujuan. Bahkan untuk mempercepat proses pengiriman, DHL membeli pesawat Airbone Express dan membentuk aliansi strategis dengan beberapa maskapai penerbangan seperti Japan Airlines dan Lufthansa.

Prosedur Pengiriman Barang

Saat pelanggan memutuskan menggunakan layanan DHL, maka ia dianggap telah setuju dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku di DHL, meliputi:

  • Paket berarti semua yang mencakup dokumen ataupun benda/produk yang ditulis dalam nota elektronik berkode.
  • Proses pengangkutan paket menjadi wewenang DHL yang tidak dapat diganggu gugat. Artinya, pihak DHL bebas menentukan armada apa yang akan digunakan untuk mengakut paket pelanggan. Bisa melalui jalur udara, laut, maupun udara, tergantung kondisi medan dan jarak tempuh.
  • Apabila pelanggan merasa paket kirimannya membutuhkan perlindungan khusus, ekspedisi menyediakan layanan pengiriman berasuransi. Tapi, tentu saja pelanggan dikenakan biaya tambahan.

Penetapan Biaya

Besar kecilnya biaya yang harus ditanggung pelanggan bergantung pada berat aktual dan berat volumetrik paket. Pihak ekspedisi akan mengambil nilai tertinggi antara keduanya. Untuk berat di atas 10 kilo, hitungan harga menggunakan satuan koli sehingga tidak terlalu memberatkan pelanggan.

Namun, hitungan biaya pengiriman paket belum termasuk dengan biaya bea masuk di negara tujuan. Untuk biaya tambahan ini biasanya DHL menyarankan dua opsi, yakni bayar di muka ataupun bayar belakangan. Untuk bayar dimuka DHL yang akan menanggung biaya bea masuk itu terlebih dahulu. Sedangkan bayar belakangan dibebankan pada pelanggan sebelum paket dikirim atau bisa juga pada si penerima.

Jadi, begitu paket sampai ke negara tujuan, pihak DHL akan mengkonfirmasi terlebih dahulu apakah pihak penerima bersedia membayar biaya bea masuk atau tidak. Jika ya, maka kurir akan langsung mengantarkan paket tersebut ke alamat penerima. Jika tidak, paket akan ditahan oleh DHL. Karena biaya kirim paket ke luar negeri bisa dibilang mahal, maka umumnya orang akan mengirim paket yang sifatnya sangat penting.

Tanggung Jawab DHL

DHL bertanggung jawab atas semua kiriman paket yang dipercayakan pelanggan. Berusaha sedekimian hingga mengantarkan paket-paket tersebut tepat waktu sesuai jadwal hantaran regular (3-4 hari). Akan tetapi hitungan hari tersebut tidak berlaku mutlak sebagai kontrak antara kedua belah pihak (DHL dengan pengirim). Sebab force majeur (kemungkinan-kemungkinan yang tidak dapat terhindarkan karena adanya kuasa yang lebih besar) dalam proses pengiriman bisa saja terjadi, sehingga menyebabkan keterlambatan.

Contoh, armada DHL terkendala menuju alamat yang dituju dikarenakan jalur transportasi putus akibat bencana alam. Sehingga butuh beberapa hari kemudian jalan tersebut baru bisa dilalui kembali. Atas keterlambatan yang terjadi diluar prediksi DHL, maka DHL tidak berkewajiban memberi ganti rugi penuh apabila paket tersebut rusak karena terlambat sampai pada si penerima. DHL hanya memberi ganti rugi di bawah nilai barang pada pengirim, sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada Money Back Guarantee. Hal-hal lain yang menjadi tanggung jawab DHL disesuaikan dengan Konvensi Montreal atau Konvensi Warsawa.

Demikian kami sajikan informasi mengenai cara mengirim paket ke luar negeri melalui DHL. Semoga konten artikel ini dapat menambah khasanah pengetahuan untuk para pembaca.

 

3 Komentar untuk Cara Mengirim Barang ke Luar Negeri Melalui DHL

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Cara Mengirim Barang ke Luar Negeri Melalui DHL

Jasa Kirim Paket ke Luar Negeri Paling Murah

T 28 September 2017 F A atdexpre

Anda kemungkinan besar sudah mengetahui bahwa ongkos pengiriman ke luar negeri saat ini semakin mahal.. Atau pernahkah anda membandingkan biaya ongkos kirim pada setiap perusahaan jasa pengiriman ke luar negeri? Apabila ada pilihan maka anda pasti akan memilih perusahaan jasa... Selengkapnya

Pengiriman Paket ke Luar Negeri

Tips Aman Memilih Jasa Pengiriman Paket ke Luar Negeri

T 27 November 2017 F A atdexpre

Melakukan pengiriman ke luar negeri tentunya menjadi salah satu hal yang dibutuhkan saat ini. Hl ini dikarenakan meningkatnya sektor perdagangan yang memungkinkan untuk melakukan pengiriman lintas negara. Sehingga menggunakan saja untuk mengirimkan paket, khususnya ke luar negeri saat ini memiliki... Selengkapnya

Cara Kirim Paket ke Luar Negeri

Bagaimana Cara Kirim Paket ke Luar Negeri Secara Tepat

T 17 November 2017 F A atdexpre

Bagaimana  cara mengirim paket ke luar negeri  secara tepat? Pertanyaan seperti ini tentu saja Anda tanyakan ketika ingin mengirinmkan barang dari dalam ke luar negeri, terutama untuk Anda yang saat ini berbisnis di bisnis online, atau bahkan perusahaan yang ingin... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Halo! Klik salah satu CS dibawah untuk melakukan chat via WhatsApp.

Chat dengan kami via WhatsApp